Mengawal Air Bersih: Survey Lapangan Pemasangan Hydrodoser
Tim melaksanakan survey ke delapan lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Magelang Selatan, lima lokasi di Kelurahan Kramat Utara yang meliputi Perumahan Armada Estate, Perumahan Depkes Blok D2, Perumahan Depkes Blok D7, Perumahan Depkes Blok D8, dan Masjid Ar-Rasyid. Satu lokasi di Kelurahan Wates, satu lokasi di Kelurahan Potrobangsan, dan satu lokasi di Kelurahan Magelang, Selasa, (27/01/2026).
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau, mengevaluasi, dan merencanakan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis masyarakat di Kota Magelang, dengan focus utama pada pemanfaatan hydrodoser. Sebagai teknologi pengolahan air ramah lingkungan tanpa listrik, hydrodoser menjadi solusi krusial untuk desinfeksi klorin bagi masyarakat yang menggunakan sumber air dengan kekeruhan rendah hingga menengah.
Akses air bersih adalah kebutuhan dasar. Namun, di era modernisasi ini, klorinasi air masih menjadi tantangan. Hari ini, tim Teknik gabungan dari beberapa Dinas terkait meliputi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Magelang, dan Akademi Teknik Tirta Wiyata (AKATIRTA) turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi pemasangan Hydrodoser di wilayah Kecamatan Magelang Utara.
Hydrodoser adalah solusi teknologi penuangan zat klorin berbasis gravitasi yang efisien, dirancang khusus untuk mempermudah disinfeksi air, bahkan di area terpencil.
Dalam survey lapangan tim memastikan tekanan air, kecocokan lokasi tangki, dan kemudahan akses teknis agar Hydrodoser dapat beroperasi maksimal tanpa memerlukan listrik.
Setelah data survey ini final, pemasangan instalasi akan segera dilakukan. Ini adalah Langkah nyata mewujudkan akses air bersih aman bagi masyarakat Kota Magelang.